"Salah satu teman saya memberi saran
bahwa jangan merekrut mereka yang berasal dari perguruan negeri ternama,
ITB misalnya. Tapi cari dari perguruan tinggi di luar itu," jelas Andi
Budiman, Managing Partner Ideosource pada salah satu sesi acara Tech In
Asia Jakarta 2015. Menurutnya, lulusan STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen
Informatika dan Komputer) dari luar Jakarta sangat potensial untuk
direkrut. Sebab, mereka bisa direkrut dengan harga yang rasional dan
tetap bisa dimanfaatkan keilmuannya.
"Anda mungkin masih perlu melatih mereka. Tapi Anda harus memberi
terlebih dulu, sehingga mereka akan lebih loyal dengan perusahaan Anda,"
terang Andi Zain, Managing Director Kejora Ventures. "Ini memang kerja
jangka panjang. Tapi Anda akan merasakan hasilnya kemudian," tambahnya
lagi. Kejora Ventures.
Tips lain yang diberikan Andi Budiman adalah agar Anda melakukan proses
rekrutmen itu sendiri. " Jangan menyerahkannya pada pihak ketiga,"
tegasnya. Sebab, orang yang direkrut adalah orang yang akan bekerja
untuk Anda, sehingga Anda sendiri yang harus merasakan kecocokan dengan
pegawai yang Anda pekerjakan.
Sumber: http://chip.co.id/news/startups-tips/15282/tips_rekrutmen_bagi_penggiat_startup
Komentar:
Untuk orang-orang yang memiliki startup, rekrutmen pegawai menjadi persoalan tersendiri. Banyak masalah dalam rekrutmen seperti langkanya developer yang berkualitas dan gaji yang diminta tidak masuk akal. Ada beberapa trik yang dapat digunakan dalam rekrutmen pegawai. Yang pertama adalah jangan merekrut orang-orang yang berasal dari perguruan tinggi ternama. Kemudian melakukan rekrutmen sendiri dan jangan menyerahkannya pada pihak ketiga agar anda dapat memilih pegawai yang cocok dengan yang anda inginkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar