Selasa, 12 November 2013

Resume Ilmu Sosial Dasar

ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI SALAH SATU MATA KULIAH UMUM
Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang cakap dan ahli dalam bidang yang ditekuninnya dan mengabdikan  ke masyarakat,  pada umumnya  mempunyai seperangkat kemampuan yang terdiri atas :
1.       Kemampuan Akademik
2.       Kemampuan Profesi
3.       Kemampuan Pribadi
Kemampuan tersebut bertujuan untuk emberikan kahlian dalam bidangnya dan menerapkan di dalam masyarakat. Adapun pemampuan pribadi dapat dicapai di dalam Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), yaitu : Pancasila, Agama, Kewiraan, Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa, Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ilmu Sosial Dasar (ISD), dan Ilmu Budaya Dasar.
Tujuh Mata Kuliah Dasar Umum diatas dikelompokan menjadi 2 bagian. Kelompok pertama : Pancasila, Agama, Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa dan Kewiraan. Kelompok ini diharapkan dapat memberikan dasar pedoman untuk bertindak sebagai warga negara terpelajar. Kelompok ke dua : IAD, ISD, dan IBD. Kelompok ini diharapkan dapat meningkatkan kepekaan mahasiswa dengan lingkungan alamiah, sosial dan budaya.
     Secara spesifik kemampuan pribadi yang hendak dicapai memalui MKDU bertujuan menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut :
a.       Taqwa kepada Tuhan YME
b.      Berjiwa pancasila
c.       Memiliki wawasan sejarah perjuangan bangsa
d.      Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral
e.      Memiliki wawasan budaya yang luas
Tema pokok perkuliahan ISD sebagai bagian dari MKDU adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya.
Pengertian, Tujuan, ISD dan IPS
Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia. Tegasnya mata kuliah ISD diberikan untuk memberikan pengetahauan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi dan penalaran mahasiswa dlam menghadpi lingkungan sisial dapat ditingkatkan, sehingga lebih peka terhadapnya
Tujuan.
a.       Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial  yang ada dalam masyarakat.
b.      Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
c.       Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat sosial yang timbul dalam masyarakat bersifat kompleks dan hanya mendekatinya, mempelajarinya secara kritis interdisipliner.
d.      Memiliki jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
Ilmu Sosial Dasar Dan Ilmu Pengetahuan Sosial
Persamaan antara keduanya adalah
a.       Bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
b.      Bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
c.       Mempunyai materi dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Perbedaan antara keduanya adalah
a.       ISD diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan IPS diberikan di SD dan sekolah lanjutan.
b.    ISD satu matakuliah tunggal, IPS merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan)
c.       ISD diarahkan untuk pembentukan sikap dan kepribadian, IPS diarahkan untuk pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
Ruang Lingkup ISD
Materi ISD terdiri atas masalah-masalah sosial. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran ISD dapat dibedakan atas 3 golongan yaitu :
1.       Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial.
2.       Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar.
3.       Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan lainnya saling berkalitan.
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA

A. Hakekat Manusia Sebagai Makhluk Budaya
Manusia adalah salasatu mahluk Tuhan di Dunia. Makhluk Tuhan di alam fana ini ada empat macam, yaitu alam, tumbuhan, binatang dan manusia. Dan sifat-sifat yang di miliki manusia tersebut sebagai berikut.
1. Alam memiliki sifat wujud
2. Tumbuhan memiliki sifat wujud dan hidup
3. Binatang memiliki sifat wujud, dan hidup di bekali nafsu
4. Manusia memiliki sifat wujud, hidup, dibekali nafsu, serta akal dan budi

Akal budi merupakan pemberian sekaligus potensi dalam diri manusia yang tida di miliki makhluk lain. Dan kelebihan manusia di banding makhluk lain terletak pada akal budi. Anugrah Tuhan akan akal budilah manusia yang membedakan dari makhluk lain. Akal adalah kemampuan berpikir manusia sebagai kodrat alami yang dimiliki. Dan dengan akal budilah manusia mampu menciptakan, dan mengkreasi, memperlakukan, memperbarui, mengembangkan, dan meningkatkan sesuatu yang ada untuk kepentingan hidup manusia. Dan istilah Manusia berasal dari kata manusia mendapat tambahan awalan ke- dan akhiran-an sehingga menjadikan kata benda yang abstrak. Manusia menunjuk kata kerja yang kongkrit, sedangkan kemanusiaan merupakan kata kerja yang abstrak. Dengan demikian, Manusia adalah homo, sedangkan kemanusiaan adalah human. Kemanusaan berarti hakekat dan sifat-sifat khas manusia sebagai makhluk yang tinggi harkat dan martabatnya. Kemanusiaan merupakan prinsip nilai yang berisi keharusan/tuntunan untuk berkesesuaian dengan hakekat dari manusia. Hakekat Manusia bias di pandang secara segmental atau dalam arti parsial.
Hakekat manusia Indonesia berdasarkan pancasila sering dikenal dengan sebutan hakekat kodrat monopluralis. Dan hakekat manusia terdiri atas :
1. Monodualis susunan kodrat manusia yang terdiri dari aspek keragaman, meliputi wujud materi anorganis benda mati, vegetatif, dan animalis serta aspek kejiwaan meliputi cipta, rasa, dan karsa.
2. Monodualis sifat kodrat manusia terdiri atas sgi individu dan segi sosial
3. Monodualis kedudukan kodrat meliputi segi keberadaan manusia sebagai makhluk yang berkepribadian merdeka (berdiri sendiri) sekaligus juga menunjukan keterbatasanya sebagai makhluk Tuhan.

B. Etika dan estetika berbudaya
Dan masalah etika dan estetika berbudaya kata etika berasal dari bahasa Yununi, yaitu ethos. Secara etimologi, etika adalah ajaran tentang baik buruk, yang di terima umum tentang sikap, perbuatan, kewajiban, dan sebagainya. Etika bisa dikatakan dengan moral,ahlak,atau kesusilaan.
Namun etika memiliki makna yang berfariasi. Bertnes menyebutkan ada tiga jenis makna etika sebagai berikut :
a. Etika dalam arti nilai-nilai atau norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok orang dalam mengatur tingkah laku.
b. Etika dalam arti kumpulan asas atau nilai moral (yang di maksud di sini adalah kode etik).
c. Etika dalam arti ilmu atau ajaran tentang yang baik dan yang buruk. Di sini etika sama artinya dengan filsafat mpral.

Dan masalah estetika dalam berbudaya dapat di katakana sebagai teori tentang keindahan atau seni. Oleh karena itu Budaya sebagai hasil karya manusia sesungguhnya di upayakan untuk memenuhi unsure kebudayaan. Namun sekali lagi, bahwa suatu produk budaya yang di pandang indah oleh masyarakat pemiliknya belum tentu indahbagi masyarakat budaya lain.

1. Manusia sebagai Mahkluk Individu Dan Sosial
Unsur-unsur hakekat manusia terdiri dari hal-hal berikut :
1. Susunan kodrat manusia terdiri atas raga dan jiwa.
2. Sifat kpdrat terdiri atas nakhluk individu dan sosial.
3. kedudukan kodrat terdiri atas makhluk berdiri sendiri dan makhluk Tuhan

berdasarkan pembedaan demikian maka manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial adalah hakekat manusia berdasarkan sifat-sifat kodrat yang melekat pada dirinya. Dan Manusia sebagai makhluk individu yaitu berasal dari bahasa latin individuum yang artinya tak terbagi. Dan kata individu merupakan sebutan yang di pakai untuk menyatakan satu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.Dan manusia terlahir sebagai makhluk individual yang bermakna tida terbagi atau terpisahkan antara jiwa dan raga. Secara biologis, manusia terlahir dengan kelengkapan fisik, Dalam perkembanganya, manusia sebagai makhluk individu tida hanya tida hanya bermakna kesatuan raga dan jiwa, tetapi akan menjadi kepribadian yang khas dengan corak dengan kepribadianya, termasuk kemampuan kecakapanya. kemudian pertumumbuhan dan perkembangan individu di pengaruhi beberapa factor, mengenai hal tersebut ada tiga pandangan, yaitu :
a. Pandangan nativistik menyatakan bahwa pertumbuhan individu seperti bakat dan potensi, termasuk pula hubungan atau kemiripan dengan orang tuanya. Misalnya, jika ayahnya seniman maka anaknya seniman pula.
b. Pandangan empiristik menyatakan bahwa pertumbuhan individu semata-mata didasarkan atas factor lingkungan yang akan menentukan pertumbuhan seseorang. Pandangan ini bertolak belakang dengan pandangan nativistik.
c. Pandangan konfergensi yang menyatakan bahwa pertumbuhan individu di pengaruhi olegh factor diri individu dan lingkungan. Bakat anak merupakan potensi yang harus di sesuaikan dengan di ciptakanya lingkungan yang baik sehingga ia bisa tumbuh dengan optimal. Pandangan ini berupaya menggabumgkan kedua pandangan sebelumnya.

2. Manusia dan peradaban
Hakekat Peradaban peradaban memiliki kaitan yang erat dengan kebudayaan. Kebudayaan pada hakwkatnya adalah hsil cipta, rasa,dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Kemampuan cipta (akal) manusia menghasilkan ilmu pengetahuan. Kemampuan rasa manusia melalui alat-alat indranya menghasilkan barang seni dan bentuk-bentuk kesenian. Sedangkan karsa manusia menghendaki kesempurnaan hidup, kemuliaan, dan kebahagiaan sehingga menghasilkan aktivitas hidup manusia untuk memenuhi kebutuhanya. Dan kalo kita berbicara tentang kebudayaan lagi bahwa kebudayaan sekarang mengalami prosesperkembangan secara bertahap dan berkesinambungan yang kita konsepkan sebagai evolusi kebudayaan, dan evolusi ini berlangsung sesuai dengan perkembangan budi daya atau akal pikiran manusia dalammenghadapi tantangan hidup dari waktu kewaktu. Proses evolusi untuk tiap kelompok masyarakat di tiap tempat berbeda-beda, bergantung pada tantangan, lingkungan dan kemampuan intelektual manusianya untuk mengantisipasi tantangan tadi.

3. Dinamika Peradaban Global
Menurut Arnold Y. Toynbee, seorang sarjawan asal inggris, lahirnya peradaban itu di uraikan dengan teori challenge and respons. Peradaban itu lahir sebagai respon (tanggapan) manusia dengan segenap daya upaya dan akalnya menghadapi, menaklukan, dan mengolah alam sebagai tantangan (challenge) guna mencukupi kebutuhan dan melestarikan kelangsungan hidupnya. Dan gelombang ketiga revolusi informasi yang di tandai dengan kemajuan teknologi informasi dan memudahkan manusia untuk berkomunikasi dalam berbagai bidang. Gelombang ketiga terjadi dengan kemajuan teknologi dalam bidang :
a. Komunikasi dan data prosesing.
b. Penerbangan dan angkasa luar.
c. Energi alternative dan energi yang dapat di perbaharui.
d. Terjadinya urbanisasi, yang di sebabkan oleh kemajuan teknologi, komunikasi, dan transportasi.

4. Manusia, Keragaman, Dan Kesetaraan
Keragaman berasal dari kata ragam. Berdasarkan kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), ragam berarti(1) sikap, tingkah laku, cara; (2) macam, jenis; (3) musik, lagu, langgam; (4) warna, corak ; (5) laras ( tata bahasa ), keragaman menun jukan adanya banyak macam.
Dan makna kesetaraan berasal dari kata setara atau sederajat. Jadi kedetaraan juga dapat di sebut kesederajatan. Dansederajat artinya sama tingkatan ( kedudukan pangkat). Dengan demikian , kesetaraan atau kesederajatn menunjukan adanya tingkatan yang sama, kedudukan yang sama, tida lebih tinggi atau tida lebih rendah antara satu sama lain. Dan scara horizontal, masyarakat majemuk, di kelompokan berdasarkan :
1. Etnik dan ras atau asal usul keturunan.
2. Bahasa daerah.
3. Adat istiadat atau perilaku.
4. Agama.
5. Pakaian, makanan, dan budaya material lainya

Menurut Koentjaraningrat (1990) menyatakan suku bangsa sebagai kelompok manusia sosial atau kesatuan hidup manusia yang memiliki system interaksi, yang ada karena kontinuitas dan rasa identitas yang mempersatukan semua anggotanya serta memiliki system kepemimpinan sendiri.
F. Baart (1988) menyatakan etnik adalah suatu kelompok masyarakat yang sebagian besar secara biologis mampu berkembang biak dan bertahan, mempunyai nilai budaya yang sama dan sadar akan kebersamaan dalam suatu bentuk budaya, membentuk jaringan komunikasi dan interaksi sendiri.

5. Manusia, nilai, moral, dan hukum
Bahwa hakekat dari padaNilai dan Moral termasuk dalam kawasan etika. Bertnens (2001) menyebutkan ada tiga jenis makna etika, yaitu
a. Etika berarti nilai-nilai atau norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
b. Etika berarti kumpulan asas atau nilai moral, yang di maksud adalah kode etik.
c. Etika berarti ilmu tentang baik dan buruk.

Dan Nilai adalah merupakan sesuatu yang di harapkan oleh manusia mengakui adanya keindahan. Akan tetapi , keindahan sebagai nilai adalah abstrak (tida dapat diindrakan).yang dapat diindrakan adalah objek yang memiliki nilai keindahan itu.

6. Manusia, Sains, Teknologi, Dan Seni
Hakekat dari makna sains, teknologi, seni adalah Bahwa selama sejarah , unat manusia telah berhasil menciptakan berbagai ragam kebudayaan. Namun apabila kita ringkas, berbagai macam atau ragam kebudayaan dapat di ringkas menjadi tuju buah atau tujuh unsur kebudayaan saja

7. Keadilan, ketertiban, dan kesejahteraan
Keadilan berasal dari bahasa arab adil yang artinya tengah. Keadilan berarti menempatkan sesuatu di tengah-tengah, tidak berat sebelah, atau dengan kata lain keadilan berarti menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Berikut ini beberapa makna keadilan menurut para ahli :
a. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kadilan berarti (sifat perbuatan, perlakuan) yang adil. Keadilan berarti perilaku atau perbuatan yang dalam pelaksanaanya memberikan kepada pihak lain sesuatu yang mestinya harus di terima oleh pihak lain.
b. Menurut W.J.S. Poerwodarminto, keadilan berarti tidak berat sebelah, sepatutnya, tida sewenang-wenang. Dan orang-orang yang sewenang-wenang itu bertindak tida adil.
c. Menurut Frans Magnis Suseno dalam bukunya Etika Politik menyatakan bahwa keadilan adalah sebagai suatu keadaan di mana semua orang dalam situasi yang sma diperlakukan secara sama.

Dan fungsi dari pada hukum dalam masyarakt itu ada empat macam :
a. Sebagai alat pengatur tertib hubungan masyarakat.
b. Sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan sosial.
c. Sebagai penggerak pembangunan.
d. Fungsi kritis hukum

8. Manusia dan lingkungan
Menurut Aristoteles bahwa manusia di pengaruhi oleh aspek geografi dan lembaga politik. Dan menurut Montesquieu menyatakan bahwa iklimlah yang mempengaruhi perilaku politik dan semangat manusia. Arnold Toynbee menyatakan peradaban manusia akan tumbuh pada lingkungan yang sukar dan penuh tantangan sehingga melahirkan élan vital.
Dan Hakekat makna lingkungan bagi manusia pada mulanya, manusia mencoba mengenallingkungan hidupnya, kemudian barulah manusia menyesuaikan dirinya dengan lingkunganya. Karena lingkungan adalah suatu media dimana makhluk itu tinggal, mencari, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbale balik dengan makhluk hidup yang menempatinya. Kemudian kalau kita berbicara mengenai hubungan lingkungan dengan kesejahteraan, bahwasanya lingkungan dapat memberikan sumber kehidupan agar manusia dapat hidup sejahtera. Lingkungan hidup menjadi sumber dan penunjang hidup. Dengan demikian, lingkungan mampu memberikan kesejahteraan dalam hidup manusia.dan pengolahan lingkungan hidup adalah upaya terpadu dalam pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, dan pemulihan.
Dan pengolahan lingkungan hidup memiliki tujuan sebagai berikut :
a. Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
b. Mewujudkan manusia sebagai Pembina lingkungan hidup.
c. Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup.
d. Melaksanakan pembangunan berwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan dating.


9. Problematika lingkungan sosial budaya yang di hadapi Masyarakat
Lingkungan sosial adalah wilayah tempat berlangsungnya berbagai kegiatan dan interaksi sosial antar berbagai kelompok beserta pranatanya dengan symbol dan nilai serta terkait dengan ekosoistem (sebagai komponen lingkungan alam) dan tata ruang atau peruntukan ruang (sebagai lingkungan binaan / buatan) Manusia hidup berkaitab dengan lingkungan, baok lingkungan fisik (alam dan buatan) maupun lingkungan sosial.
Dan problema-problema sosial timbul dari kekurangan dalam diri manusia atau kelompok manusia yang bersumber dari faktor ekonomim, biologis, biopsikologis, dan kebudyaan. Setiap masyarakat memiliki Norma-norma yang menyangkut kesejahteraan, kebendaan, kesehatan, dan penyesuaian diri.
Maka problem sosial dapat di klasifikasikan sebagai berikut :
a. Problem sosial karena faktor ekonomi, seperti kemiskinan, kelaparan, dan pengangguran.
b. Problem sosial karena faktor biologis, seperti wabah penyakit.
c. Problem sosial karena faktor psikologis, seperti bunuh diri, sakit jiwa,dan disorganisasi.
d. Problem sosial karena kebudayaan, seperti perceraian, kejahatan, kenakalan remaja, kenakalan anak, konflik ras, dan konflik keagamaan.

Dan isu-isu penting dalam persoalan lintas budaya dan bangsa, isu tentang lingkungan di antaranya :
a. Kekurangan pangan.
b. Kekurangan sumber air bersih.
c. Polusi atau pencemaran.
d. Perubahan iklim.

Dan isu-isu tentang kemanusiaan di antaranya :
a. Kemiskinan.
b. Konflik atau perang.
c. Wabah penyakit. 

Sumber:
http://christinapandu.blogspot.com/2013/10/rangkuman-ilmu-sosial-dasar_24.html
http://makalahcyber.blogspot.com/2012/05/resume-ilmu-sosial-dan-budaya-dasar.html